Dalam rangka mewujudkan program pemerintah berkaitan dengan peningkatkan daya saing industri, BBLM saat ini sedang menyiapkan menjadi Lembaga Sertifikasi Industri Hijau.
Konsep industri hijau adalah mengutamakan efisiensi dalam proses produksi (penggunaan material, energi dan air dengan intensitas yang rendah), penggunaan energi alternatif, melakukan minimisasi limbah dan pemenuhan baku mutu lingkungan, menggunakan teknologi rendah karbon, serta SDM yang kompeten.
Penerapan industri hijau dilakukan melalui konsep produksi bersih (cleaner production) melalui aplikasi 4R, yaitu Reduce (pengurangan limbah pada sumbernya), Reuse (penggunaan kembali limbah), dan Recycle (daur ulang limbah), dan Recovery (pemisahan suatu bahan atau energi dari suatu limbah).
Perusahaan/industri yang telah menerapkan prinsip industri hijau akan mendapatkan manfaat, yaitu efisiensi bahan baku, energi dan air, sehingga limbah dan emisi yang dihasilkan menjadi minimal. Dengan proses produksi yang lebih efisien, akan turut meningkatkan daya saing produk.
Perusahaan Indonesia sudah harus menerapkan industri hijau jika ingin menembus pasar ekspor di negara maju. Pasalnya, standardisasi lingkungan telah menjadi mekanisme nontariff barriers negara maju untuk membendung impor.

Joomla templates by a4joomla